Tak jarang saya pribadi menilai semuanya terlalu berlebihan, terlalu ego dan terlalu “over” menjaga harga diri, mengapa saya mengidentikan motor balap dengan semua hal tersebut?
Mungkin sobat juga pernah melihat bahkan mengalami sendiri terhadap hal yang namanya motor jenis ini, apa itu motor balap sendiri? bervariasi, jujur saya kagum terhadap banyak pembalap yang berprestasi yang terjun di arena balap motor resmi, mereka layak mengendarai motor balap karena itulah pekerjaannya, tapi tidak dengan para pemuda yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dijalan hanya untuk menunjukan “saya memiliki motor kencang bak motor balap” what??

Honda NSR150SP – image : dreamgate.ne.jp
Salah jalan, terlalu egois, salah menilai harga diri dan salah memahami makna dari arti kata motor balap, itulah kata yang pantas saya berikan kepada mereka yang secara habis-habisan merusak motor standar mereka dengan menambahkan part racing demi mendapatkan motor balap versi mereka. Tidak ada yang salah jika mereka memang melakukan itu demi pekerjaan, kontes ataupun segala hal yang menyangkut dengan prestasi, tapi apa jadinya jika bertujuan demi kepuasan naluri semata.
Silahkan anda mengkritik saya, silahkan anda tidak setuju dengan pendapat saya, hanya saja saya ingin mengingatkan dan semoga ini menjadi sebuah tulisan “penyadar” bagi semua termasuk saya. Lihat saja kesimpulannya, jika anda banyak menghabiskan uang untuk merancang motor balap versi anda, alangkah baiknya jika uang itu anda gunakan untuk kepentingan sekolah, pekerjaan juga keluarga, itu lebih bermakna dan lebih bermanfaat menurut saya. Naluri dan ego boleh saja kita perhatikan, tetapi jangan berlebihan, jangan keterlaluan dan jangan melewati batas.

Suzuki GSX-R1000 – image : Suzuki official site
Apakah saya munafik tentang modifikasi motor? jujur saya hampir sama dengan pemilik sepeda motor lainnya, walapun si Ninja yang saya miliki dan sering diam di garasi ini memiliki power disekitaran 30 PS dan dapat berjalan melewati angka 150KM/jam, saya pun berencana untuk merubah sebagian bentuk aslinya dan mengganti beberapa part untuk menambah powernya, tapi perlu dicatat, semua akan saya lakukan jika memang saya butuhkan dan saya sanggup untuk bertanggung jawab terhadap semua kebutuhan utama hidup saya.
Ah sama saja kalau begitu, tenang sobat, inti dari persoalan ini adalah tentang kata motor balap, ego dan harga diri. Sebagai penulis di blog motor ini,saya memodifikasi motor bukan untuk tujuan membuat sebuah motor balap, saya memodifikasi bukan untuk memenuhi ego saya karena saya peduli dan lebih mementingkan kebutuhan utama dan hal lain, saya juga memodifikasi bukan untuk harga diri karena harga diri itu beriringan dengan sikap kita, jika kita bertanggung jawab, santun di jalan dan tidak egois, niscaya anda tetap akan/lebih di hargai oleh orang lain juga keluarga anda
Jika anda berniat membuat/memodifikasi motor untuk menjelma menjadi sebuah motor balap, mulailah berbikirlah dewasa dan bijak, lebih baik anda membeli sebuah motor balap asli pabrikan semisal Suzuki GSX-R1000 yang memiliki power kitaran 155.2 bhp, tanpa modif, tanpa merusak speks asli, dan aman karena biasanya motor balap dengan gen asli memiliki tingkat safety yang lengkap semisal fasilitas rem ABS ataupun double-disc brakes. Ingat, modifikasi boleh saja, tetapi harus didalam lingkaran kata wajar, jangan berlebihan kecuali jika memang untuk urusan pekerjaan atau prestasi.
Apa sekarang yang ada dipikiran anda? ingat, motor balap bukan untuk ber egois ria di jalan raya dan tidak ada hubungannya dengan harga diri. Sekian ulasan dari blog motor kelas amatir ini, terima kasih sudah membuang waktu dengan membacanya, thinks smart
Tidak ada komentar:
Posting Komentar