Kamis, 13 Juni 2013

Arti Warna Kabel Di Tiap Merk Motor

Warna kabel motor beda. Susah dimengerti orang awam. Apakah artinya? Padahal oleh pabrikanan dibuat sederhana biar semua orang ngerti.

http://www.tdwclub.com/attachment.php?attachmentid=232&d=1316175673

Dasarnya bermacam-macam kabel itu hanya bermuatan positif (+) atau negatif (-) saja. Tidak ada kabel yang bermuatan banci macam manusia. Jadi memang mudah untuk dimengerti.

Biar nggak linglung, berikut dibeberkan soal panduan arti sejumlah warna kabel di empat pabrikan ternama. Tentu tidak semua. Tapi bagian yang paling mungkin ditangani atau dibuka sendiri. Chuenk

HONDA

Hijau : (-) Masa, berlaku untuk semua negatif

Merah : (+) Aki

Hitam : (+) Kunci kontak

Putih : (+) Alternator pengisian (+) Lampu dekat

Kuning : (+) Arus beban ke saklar lampu

Biru : (+) Lampu jauh

Abu-abu : (+) Flaser

Biru laut : (+) Sein kanan

Oranye : (+) Sein kiri

Coklat : (+) Lampu kota

Hitam-Merah : (+) Spul CDI

Hitam-Putih : (+) Kunci kontak

Hitam–Kuning : (+) Koil

Biru-Kuning : (+) Pulser CDI

Hijau-Kuning : (+) Lampu rem

(Sumber: Sarwono Edi, Staf Divisi Teknik, PT Astra Honda Motor)

KAWASAKI

Hitam-Kuning : (-) Masa

Putih-Merah : (+) Aki

Merah-Hitam : (+) Lampu depan jauh/dim

Merah-kuning : (+) Lampu depan dekat

Abu-abu : (+) Sein kanan

Hijau : (+) Sein kiri

Biru : (+) Lampu rem

Merah : (+) Lampu belakang

Coklat : (+) Klakson

(Sumber: Freddyanto Basuki, Service Department Marketing Division, PT Kawasaki Motor Indonesia. Buku Panduan Sepeda Motor Kawasaki)

SUZUKI

Hitam-Putih : (-) Massa, berlaku untuk semua negatif

Putih-Merah : (+) Pengisian dari magnet

Kuning-putih : (+) Untuk ke penerangan

Merah : (+) Aki

Oranye : (+) Kunci kontak

Abu-abu : (+) Lampu belakang

Putih-Hitam : (+) Lampu rem

Hijau muda : (+) Sein kanan

Hitam : (+) Sein kiri

Kuning-putih : (+) Lampu depan

Putih–Biru : (+) Koil ke CDI

Biru-Kuning : (+) Pulser ke CDI

(Sumber : Pendi Suryanda, Supervisor Training Instruktur Senior Roda Dua PT Indomobil Niaga International)

YAMAHA

Hitam : (-) Masa, berlaku untuk semua negatif

Merah : (+) Arus positif dari Aki

Kuning : (+) Lampu depan jauh

Hijau : (+) Lampu depan dekat

Coklat : (+) Sein kiri

Hijau : (+) Arus beban (penerangan dll)

Putih-Merah : (+) Pulser CDI

Hijau-Hitam : (+) Rem

Semoga bermanfaat

Motor Balap – Naluri, Ego dan Harga Diri

Sebuah barang yang bernama motor balap yang biasanya merupakan mainan seseorang yang memiliki naluri untuk menembus angin dengan kecepatan tinggi, biasa nya lekat dengan kata ego dan harga diri. Motor balap bukanlah sembarang mainan, sebab untuk memiliki mesin bengis seperti ini, mereka rela menghabiskan waktu, biaya, dan juga perhatian lebih kepadanya. Mengapa banyak orang yang ingin memiliki sebuah motor balap? apa manfaatnya?
Tak jarang saya pribadi menilai semuanya terlalu berlebihan, terlalu ego dan terlalu “over” menjaga harga diri, mengapa saya mengidentikan motor balap dengan semua hal tersebut?
Mungkin sobat juga pernah melihat bahkan mengalami sendiri terhadap hal yang namanya motor jenis ini, apa itu motor balap sendiri? bervariasi, jujur saya kagum terhadap banyak pembalap yang berprestasi yang terjun di arena balap motor resmi, mereka layak mengendarai motor balap karena itulah pekerjaannya, tapi tidak dengan para pemuda yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dijalan hanya untuk menunjukan “saya memiliki motor kencang bak motor balap” what??
motor-balap-sejati-nsr150sp
Honda NSR150SP – image : dreamgate.ne.jp
Perhatikanlah gambar disamping, dialah salah satu raja jalanan yang pernah melegenda di tanah air, meskipun hidupnya hanya sesaat di negara tercinta ini, tetapi siapapun akan menghormati sepeda motor ini, di lah Honda NSR 150 SP, memiliki mesin yang hanya berkapasitas 150cc saja, sepeda motor ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 39.5 PS pada putaran mesin 10,500 rpm, jangan salah, meskipun berkapasitas mesin kecil, motor balap asli pabrikan ini mampu menebas pengendara lain di jalan dan sanggup mengukir angka top speed melebihi 200 Km/jam, that’s awesome bike !!!
Salah jalan, terlalu egois, salah menilai harga diri dan salah memahami makna dari arti kata motor balap, itulah kata yang pantas saya berikan kepada mereka yang secara habis-habisan merusak motor standar mereka dengan menambahkan part racing demi mendapatkan motor balap versi mereka. Tidak ada yang salah jika mereka memang melakukan itu demi pekerjaan, kontes ataupun segala hal yang menyangkut dengan prestasi, tapi apa jadinya jika bertujuan demi kepuasan naluri semata.
Silahkan anda mengkritik saya, silahkan anda tidak setuju dengan pendapat saya, hanya saja saya ingin mengingatkan dan semoga ini menjadi sebuah tulisan “penyadar” bagi semua termasuk saya. Lihat saja kesimpulannya, jika anda banyak menghabiskan uang untuk merancang motor balap versi anda, alangkah baiknya jika uang itu anda gunakan untuk kepentingan sekolah, pekerjaan juga keluarga, itu lebih bermakna dan lebih bermanfaat menurut saya. Naluri dan ego boleh saja kita perhatikan, tetapi jangan berlebihan, jangan keterlaluan dan jangan melewati batas.
motor-suzuki-gsx-R1000
Suzuki GSX-R1000 – image : Suzuki official site
Jika sobat ingin memiliki sebuah motor balap, berjuanglah dan bekerjalah dengan giat supaya anda memiliki dana yang lebih untuk membeli sebuah motor “high end” versi asli pabrikan, tengok saja motor-motor dengan gen balap asli seperti Honda CBR1000RR, Suzuki GSX-R1000, Kawasaki Ninja ZX-10R yang memang dilabeli dengan motor kencang. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, jika anda mermimpi ingin memiliki motor balap seperti motor Yamaha R1, maka berjuanglah untuk mendapatkannya, ambilah satu diantara motor balap asli tersebut setelah anda memenuhi semua kebutuhan utama anda seperti kebutuhan sekolah, pekerjaan, ataupun keluarga anda, itu lebih bijak dan lebih saya hormati dari pada memodifikasi motor harian secara berlebihan yang sayang jika anda paksakan untuk merubah menjadi sebuah racing bike!!.
Apakah saya munafik tentang modifikasi motor? jujur saya hampir sama dengan pemilik sepeda motor lainnya, walapun si Ninja yang saya miliki dan sering diam di garasi ini memiliki power disekitaran 30 PS dan dapat berjalan melewati angka 150KM/jam, saya pun berencana untuk merubah sebagian bentuk aslinya dan mengganti beberapa part untuk menambah powernya, tapi perlu dicatat, semua akan saya lakukan jika memang saya butuhkan dan saya sanggup untuk bertanggung jawab terhadap semua kebutuhan utama hidup saya.
Ah sama saja kalau begitu, tenang sobat, inti dari persoalan ini adalah tentang kata motor balap, ego dan harga diri. Sebagai penulis di blog motor ini,saya memodifikasi motor bukan untuk tujuan membuat sebuah motor balap, saya memodifikasi bukan untuk memenuhi ego saya karena saya peduli dan lebih mementingkan kebutuhan utama dan hal lain, saya juga memodifikasi bukan untuk harga diri karena harga diri itu beriringan dengan sikap kita, jika kita bertanggung jawab, santun di jalan dan tidak egois, niscaya anda tetap akan/lebih di hargai oleh orang lain juga keluarga anda ;-)
Jika anda berniat membuat/memodifikasi motor untuk menjelma menjadi sebuah motor balap, mulailah berbikirlah dewasa dan bijak, lebih baik anda membeli sebuah motor balap asli pabrikan semisal Suzuki GSX-R1000 yang memiliki power kitaran 155.2 bhp, tanpa modif, tanpa merusak speks asli, dan aman karena biasanya motor balap dengan gen asli memiliki tingkat safety yang lengkap semisal fasilitas rem ABS ataupun double-disc brakes. Ingat, modifikasi boleh saja, tetapi harus didalam lingkaran kata wajar, jangan berlebihan kecuali jika memang untuk urusan pekerjaan atau prestasi.
Apa sekarang yang ada dipikiran anda? ingat, motor balap bukan untuk ber egois ria di jalan raya dan tidak ada hubungannya dengan harga diri. Sekian ulasan dari blog motor kelas amatir ini, terima kasih sudah membuang waktu dengan membacanya, thinks smart :mrgreen:

Arti warna bendera dalam balapan

Dalam balap Formula 1 (F1) atau Moto GP, terdapat bermacam-macam bendera balap yang berfungsi untuk memberi tahu pesan penting kepada para pembalap yang sedang berpacu dalam lintasan lomba. Bendera ini biasanya dikibarkan oleh para marshal di sekeliling lintasan agar dapat dilihat dengan jelas oleh para pembalap. Penggunaan bendera ini juga berlaku di dunia balap Internasional lainnya dan digunakan hampir di semua balapan dunia otomotif, bukan hanya dalam Formula 1 (F1) atau Moto GP saja.

Namun, khusus dalam balap Formula 1, karena pembalap memacu mobil balapnya dengan kecepatan yang sangat tinggi, maka tentu akan sulit bagi pembalap tersebut untuk melihat bendera yang sedang dikibarkan. Untuk menjawab permasalahan ini, sebuah display khusus dalam setiap kokpit pembalap yaitu GPS Marshalling System dibuat.

Display ini akan menyala sesuai dengan warna bendera balap yang dikibarkan dalam sirkuit. Dengan diciptakannya sistem ini, maka para pembalap pun sangat terbantu untuk mengetahui pesan dari pengawas perlombaan secara efektif. Berikut warna-warna bendera yang digunakan dan makna atau pesan dibalik dikibarkannya bendera tersebut.

Bendera Papan Catur (Chequered Flag)
http://hermawayne.blogspot.com
Bendera ini menyatakan bahwa perlombaan telah usai. Dalam latihan dan sesi kualifikasi, bendera ini dikibarkan jika waktu untuk latihan dan sesi kualifikasi telah habis. Sedangkan ketika lomba, bendera pertama kali dikibarkan kepada pemenang lomba, kemudian kepada setiap pembalap yang berada di belakangnya.

Bendera Kuning
http://hermawayne.blogspot.com
Menandakan bahaya, seperti misalnya ada mobil atau motor yang rusak dan berada di tengah lintasan balap. Jika 1 bendera kuning dikibarkan, berarti setiap pembalap harus memperlambat lajunya. Sedangkan ketika 2 bendera kuning dikibarkan sekaligus, berarti para pembalap harus memperlambat lajunya dan bersiap berhenti jika diperlukan. Selain itu, pembalap dilarang menyalip pembalap lain ketika bendera ini dikibarkan, jika melanggar maka akan mendapat ganjaran hukuman.

Bendera Hijau
http://hermawayne.blogspot.com
Bila bendera ini dikibarkan, maka menandakan bahaya telah teratasi. Pembalap telah melewati bahaya dan larangan pada bendera kuning pun dicabut.

Bendera Merah
http://hermawayne.blogspot.com
Jika bendera ini dikibarkan, maka perlombaan akan dihentikan. Bendera ini biasanya dikeluarkan jika terjadi kecelakaan yang fatal atau kondisi lintasan atau cuaca yang buruk. Namun dalam balap Moto GP, sekarang jika hujan turun saat balapan tidak lagi dikibarkan bendera merah, para pembalap langsung menuju pit untuk mengganti ban sesuai kebijakan tim.

Bendera Biru
http://hermawayne.blogspot.com
Bendera ini dikibarkan untuk memberi tahu pembalap bahwa dia akan di over lap. Pembalap yang mendapat petunjuk ini juga harus membiarkan pembalap lain yang akan meng-over lap untuk menyalipnya. Jika pembalap tersebut tidak mengindahkan petunjuk ini sampai maksimal 3 kali, maka pembalap tersebut akan mendapat hukuman. Petunjuk ini juga ditempatkan pada ujung tempat keluar dari pit ketika ada pembalap lain yang berada dalam lintasan mendekat.

Bendera Garis Kuning dan Merah
http://hermawayne.blogspot.com
Bendera ini dikibarkan untuk memberi tahu pembalap bahwa lintasan menjadi licin, biasanya disebabkan oleh oli atau minyak yang tercecer atau ketika hujan turun.

Bendera Hitam dengan Lingkaran Berwarna Jingga di Tengah
http://hermawayne.blogspot.com
Biasanya dikibarkan bersamaan dengan nomor salah seorang pembalap, bendera ini digunakan untuk memberi peringatan kepada pembalap bahwa ia mengalami masalah mekanis dan ia harus segera kembali ke dalam pit.

Bendera Hitam Putih
http://hermawayne.blogspot.com
Juga dikibarkan bersamaan dengan nomor salah seorang pembalap, bendera ini digunakan untuk memberi peringatan kepada pembalap bahwa ia melakukan tindakan yang kurang sportif atau curang. Jika pembalap tidak memperdulikan peringatan ini, maka pembalap tersebut akan menerima bendera hitam.

Bendera Hitam
http://hermawayne.blogspot.com
Dikibarkan juga bersamaan dengan nomor salah seorang pembalap, berarti bahwa pembalap tersebut harus kembali ke dalam pit. Bendera ini juga sering berarti bahwa pembalap tersebut didiskualifikasi dan dikeluarkan dari lomba.

Bendera Putih
http://hermawayne.blogspot.com
Bendera ini dikibarkan untuk memberi peringatan bahwa safety car berada dalam lintasan. Dalam balap Moto GP, bendera ini jarang sekali dikibarkan, bendera putih dalam Moto GP berarti pembalap harus masuk ke dalam pit untuk mengganti ban karena perubahan kondisi cuaca dan lintasan.

Tentang Balapan

  • Road Racing atau balap jalanan dalam bentuk murni atau asal mulanya adalah balapan yang dilombakan di jalan umum, seperti lintasan Isle of Man TT (Tourist Trophy), Grand Prix Macau dan beberapa lintasan di Ireland. Karena disebabkan oleh bahaya yang tak terlepaskan dari jalan raya seperti jalur sempit, trotoar jalan, dan tembok-tembok, umumnya balap jalanan sekarang dipindahkan ke lintasan-lintasan yang dibangun khusus.
  • Circuit Racing atau balap sirkuit , yaitu dimana motor-motor balap yang dirancang khusus atau motor-motor produksi masal yang dimodifikasi bersaing satu dengan lainnya di sirkuit yang juga dirancang khusus. MotoGP adalah contoh dari balapan kelas puncak yang melombakan motor yang dirancang khusus untuk balap dan tidak dijual bebas, sementara World Superbike adalah contoh balap yang melombakan motor produksi masal dan dijual bebas namun dengan modifikasi sesuai ketentuan.
  • Classic Racing Balap klasik adalah dimana para peserta membalap dengan menggunakan motor yang telah dimodifikasi secara besar-besaran dari era awal – biasanya motor-motor sebelum pertengahan tahun 70-an.
  • Motocross dan sepupunya supercross di lombakan di lintasan berlumpur, biasanya menampilkan motor yang melompat melewati jarak yang jauh.
  • Supermoto adalah gabungan antara balap jalanan dan motokross. Motor yang digunakan umumnya adalah jenis motor motokross dengan ban motor balap jalanan. Lintasan yang digunakan untuk perlombaan juga campuran antara jalanan dan lintasan berlumpur atau tanah.
  • Speedway dan speedway es adalah balapan yang diadakan di sirkuit berbentuk lonjong (oval) dimana para pembalap berlomba dengan gaya khas speedway yaitu mengepotkan (membelok dengan menggeser roda belakang) motor untuk memudahkan melewati sirkuit yang hanya berbentuk oval tersebut.
  • Balap motor enduro atau Reli jenis lain yang berbasis pada pengumpulan poin yang di raih pembalap dan tidak terfokus mutlak pada waktu tempuh keseluruhan peserta. Reli-reli di lombakan dalam waktu beberapa hari dan ribuan mil, dengan poin-poin bonus yang diberikan jika berhasil sampai di tujuan dan tempat yang di perintahkan. The Iron Butt Association adalah badan yang sering menyelenggarakan reli-reli semacam itu.
  • Trial Motor di mana peserta mengendarai motor yang dbentuk khusus dengan berat yang ringan dan dengan suspensi yang fleksibel. Peserta harus menaklukkan beragam rintangan buatan seperti kotak, ban, tong yang bertumpuk dan rintangan-rintangan lain. Lomba juga dilakukan di rintangan alam berupa batu-batuan. Peserta di haruskan melewati rintangan-rintangan dengan kesalahan seminimal mungkin untuk menjadi juara.
  • Drag Race motor (juga dikenal dengan sprints) dimana dua peserta start di belakang sebuah garis star yang sama dengan tanda star berupa lampu. Setelah lampu star menyala dua pembalap memacu motornya melewati dua lintasan lurus sejauh seperempat mil, dimana waktu tempuh mereka di catat dan di hitung. Pembalap dengan catatan waktu paling singkat melewati garis finis adalah pemenangnya.
  • Hill Climb adalah dimana seorang pembalap menaiki atau mencoba menaiki sebuah bukit berlumpur atau tanah dengan motornya. Motor yang digunakan di rancang khusus dengan lengan ayun (swing arm) yang panjang dan ban khusus ala motokross. Pembalap yang mencapai titik tertinggi di bukit atau tercepat menaiki bukit adalah pemenang.
  • Land Speed dimana seorang pembalap tunggal memacu motor melewati sebuah lintasan lurus sepanjang satu sampai tiga mil (biasanya dilakukan di permukaan sebuah danau yang mengering) Pembalap tersebut harus berupaya untuk membuat catatan waktu tercepat dan melewati catatan rekor pembalap sebelumnya di kelas tersebut atau berdasar jenis motor yang dipakainya, agar namanya tercatat dalam buku rekor.
.